Bruno Mars Resmi Umumkan Album Baru, “My Album Is Done”

19
Sumber: gettyimages

Bruno Mars, yang dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di kancah musik pop dunia, akhirnya memberi kabar besar kepada para penggemarnya. Melalui unggahan singkat di media sosial, ia memastikan bahwa proyek album solo terbarunya telah tuntas digarap. Meski hanya menyampaikan kalimat sederhana “My album is done” pernyataan itu langsung menjadi sorotan global. Ribuan penggemar merespons dengan antusias, menandakan betapa besar rasa rindu publik terhadap karya baru dari sosok peraih banyak penghargaan Grammy tersebut.

Pengumuman tersebut sekaligus menjadi momen penting dalam perjalanan karier Bruno Mars. Pasalnya, ini adalah album solo pertama yang benar-benar selesai ia kerjakan setelah penantian panjang hampir satu dekade. Sejak album 24K Magic dirilis pada 2016, Mars lebih banyak fokus pada kolaborasi dan proyek musik lainnya. Karena itu, kabar bahwa album barunya kini rampung terasa seperti titik balik membuka bab baru yang telah lama dinantikan penggemar di seluruh dunia.

Setelah penantian panjang hampir satu dekade, para penggemar akhirnya menyambut kabar baru dari Bruno Mars. Penyanyi kelahiran Honolulu ini dikenal dengan karya-karyanya yang konsisten dan inovatif, namun sejak perilisan 24K Magic salah satu album paling berpengaruh di era musik modern yang meraih banyak penghargaan Grammy, ia belum kembali merilis album solo penuh. Dalam kurun waktu itu, Mars lebih banyak terlibat dalam proyek kolaborasi, termasuk membentuk duo Silk Sonic bersama Anderson .Paak dan merilis album An Evening With Silk Sonic pada 2021, yang mendapat pujian luas. Selain Silk Sonic, ia juga berpartisipasi dalam sejumlah kolaborasi besar, seperti bersama Lady Gaga di lagu “Die With A Smile” dan dengan Rosé BLACKPINK dalam “APT.”, yang keduanya disambut positif oleh publik global.

Sumber: gettyimages

Unggahan sederhana Bruno Mars di platform X (sebelumnya Twitter) pada 5 Januari 2026 benar-benar mengguncang dunia musik. Hanya dengan menulis kalimat singkat, “My album is done”, ia berhasil memicu gelombang antusiasme besar dari para penggemar. Meski terlihat seolah hanya status biasa, pernyataan tersebut segera menjadi topik hangat, dibahas di berbagai media sosial, dan dibanjiri ribuan komentar yang penuh rasa penasaran dan kegembiraan. Tanpa memberikan detail tambahan, mulai dari judul album, daftar lagu, hingga tanggal rilis Bruno Mars seolah sengaja membiarkan misteri menyelimuti proyeknya. Namun, justru kesederhanaan itulah yang membuat pengumuman ini begitu berdampak, kalimat pendek tersebut sudah cukup memberi kepastian bahwa proses kreatif panjangnya telah selesai dan kini memasuki tahap berikutnya, sekaligus menandai bahwa era musikal baru dari sang superstar sebentar lagi akan dimulai. 

Dalam perjalanan kariernya, Bruno Mars telah mencatat sejumlah pencapaian yang membuat namanya disegani di industri musik global. Salah satu tonggak terbesarnya adalah perilisan album 24K Magic pada 2016, yang bukan hanya menuai kesuksesan komersial, tetapi juga membawa pulang berbagai penghargaan bergengsi, termasuk kategori Album of the Year. Album ini memperkuat identitas musikal Mars perpaduan funk, pop, dan R&B melalui lagu-lagu hits seperti “That’s What I Like”, “Finesse”, hingga “Versace on the Floor”, yang makin memantapkan posisinya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh di dekade tersebut. Usai kesuksesan besar itu, Mars tidak menghilang dari sorotan; ia justru mengarahkan energinya ke proyek-proyek kolaboratif, menunjukkan fleksibilitasnya sebagai artis mainstream.

Bersama Anderson .Paak, ia membentuk duo Silk Sonic dan merilis An Evening With Silk Sonic, sebuah proyek yang meraih pujian kritikus serta menegaskan bahwa Mars tetap mampu berevolusi tanpa meninggalkan ciri khasnya. Pada saat yang sama, berbagai kolaborasi lain mulai dari lagu “Die With A Smile” bersama Lady Gaga yang meraih Grammy pada 2025, hingga “APT.” bersama Rosé BLACKPINK yang menembus nominasi Grammy 2026 membuktikan bahwa meskipun penantian album solo baru terasa panjang, eksistensi Bruno Mars di industri musik tetap kuat. Bahkan, duetnya dengan rapper Sexyy Red dalam “Fat Juicy & Wet” menunjukkan keberaniannya mengeksplorasi warna musik berbeda. Semua perjalanan dan eksperimen ini kini membangun ekspektasi tinggi terhadap album terbarunya, yang diharapkan menjadi refleksi matang dari evolusi karier panjangnya.

Sumber: gettyimages

Pengumuman album baru dari Bruno Mars bukan hanya menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar setianya, tetapi juga langsung menarik perhatian industri musik secara luas. Banyak pengamat dan kritikus menilai bahwa proyek terbaru ini berpotensi menghadirkan arah baru dalam musik R&B dan pop, mengingat rekam jejak Mars yang selalu berhasil memadukan nostalgia dengan sentuhan modern. Mereka melihat, setelah hampir satu dekade lebih banyak berkutat pada kolaborasi dan proyek sampingan, kembalinya Mars ke album solo akan menjadi momen pembuktian, apakah ia siap kembali mendominasi panggung musik global dengan gaya dan identitas khasnya. Bagi sebagian analis, album ini bahkan diprediksi bisa menjadi penanda fase baru kariernya sebuah karya yang tidak hanya memuaskan fans, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu inovator penting dalam musik pop masa kini.

Pengumuman Bruno Mars bahwa album terbarunya telah selesai dikerjakan benar-benar menjadi angin segar bagi dunia musik internasional. Setelah hampir satu dekade tanpa rilisan solo, kabar ini terasa seperti awal bab baru dalam perjalanan kariernya sebuah fase yang kemungkinan besar akan menunjukkan versi Bruno Mars yang lebih dewasa, berani bereksperimen, namun tetap setia pada identitas musikalnya

Meski detail lengkap mengenai album tersebut masih disimpan rapat, kepastian bahwa proses produksinya telah rampung sudah cukup untuk membangkitkan ekspektasi besar. Banyak yang percaya, proyek ini akan menjadi salah satu momen penting dalam peta musik pop dan R&B modern. Kini, yang tersisa hanyalah menunggu pengumuman judul, rilis single perdana, hingga kemungkinan tur dunia yang siap membawa lagu-lagu barunya ke panggung-panggung besar. Satu hal yang jelas, kembalinya Bruno Mars ke ranah album solo bukan sekadar rilis biasa, ini adalah sinyal bahwa seorang superstar siap kembali menetapkan standar baru dalam industri musik global.