Kolaborasi impian antara LEGO dan Pokémon akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah bertahun-tahun hanya menjadi harapan dan spekulasi di kalangan penggemar. Dua raksasa budaya pop ini kini resmi mengumumkan peluncuran lini LEGO® Pokémon™ pertama mereka, yang dijadwalkan rilis secara global pada 27 Februari 2026.
Kehadiran set ini tidak hanya menyasar anak-anak sebagai mainan kreatif, tetapi juga dirancang dengan detail dan skala yang memikat kolektor serta penggemar dewasa. Lebih dari sekadar produk baru, kolaborasi ini menandai sebuah tonggak bersejarah, menyatukan kekuatan imajinatif LEGO dengan dunia Pokémon yang telah membentuk budaya pop lintas generasi.
Kolaborasi ini terwujud lewat kemitraan resmi antara The LEGO Group dan The Pokémon Company International, yang menyatukan kreativitas khas LEGO dengan dunia Pokémon yang telah memikat jutaan penggemar selama lebih dari tiga dekade. Pada fase peluncuran pertamanya, kolaborasi ini akan menghadirkan lima Pokémon ikonik dalam wujud set LEGO yang dapat dirakit, dimainkan, dan dipajang sebagai koleksi visual yang memikat.

Setiap set dirancang dengan perhatian tinggi terhadap detail, sehingga mampu merepresentasikan kepribadian, bentuk, dan aura unik dari masing-masing Pokémon. Hasilnya adalah pengalaman membangun yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga imersif, memberikan kepuasan baik bagi anak-anak yang gemar bermain maupun kolektor dewasa yang menginginkan karya display bernilai estetika tinggi.
Rangkaian LEGO Pokémon dijadwalkan meluncur secara resmi di pasar global pada 27 Februari 2026. Para penggemar sudah bisa melakukan pre-order melalui situs resmi LEGO serta jaringan retailer resmi di berbagai negara. Selain penjualan daring, koleksi ini juga akan tersedia di toko fisik LEGO Store dan Pokémon Center, meski ketersediaannya dapat berbeda-beda tergantung wilayah. Pemilihan tanggal rilis tersebut bukanlah kebetulan. 27 Februari dikenal sebagai Pokémon Day, hari bersejarah yang memperingati kelahiran franchise Pokémon. Dengan merilis kolaborasi ini tepat pada momen tersebut, LEGO dan Pokémon seolah ingin menghadirkan perayaan yang lebih istimewa bagi komunitas global yang telah mendukung dunia Pokémon selama puluhan tahun.
Kolaborasi LEGO Pokémon akan hadir melalui tiga set utama yang menampilkan lima karakter ikonik dari dunia Pokémon, masing-masing menawarkan pengalaman membangun yang berbeda dan bernilai tinggi sebagai koleksi. Set LEGO® Pokémon™ Eevee menghadirkan Pokémon favorit penggemar ini dalam bentuk 587 keping LEGO dengan detail ekspresif yang mampu menangkap pesona Eevee, sekaligus cukup ringkas untuk menjadi pilihan ideal bagi kolektor pemula maupun penggemar lama. Sementara itu, LEGO® Pokémon™ Pikachu and Poké Ball menampilkan maskot franchise, Pikachu, dalam pose dinamis seolah keluar dari Poké Ball, dengan total 2.050 keping serta base bertema elemen listrik yang memperkuat identitas Pikachu sebagai Pokémon tipe Listrik. Puncaknya adalah set LEGO® Pokémon™ Venusaur, Charizard, dan Blastoise, yang menjadi rilisan paling ambisius dengan lebih dari 6.838 keping, menghadirkan trio evolusi Kanto legendaris yang dapat dipajang secara terpisah atau digabung menjadi satu centerpiece megah dirancang khusus untuk memuaskan kolektor dewasa dan penggemar berat Pokémon.

Untuk menyambut peluncuran besar kolaborasi ini, LEGO menghadirkan berbagai promo dan hadiah eksklusif yang hanya tersedia dalam periode terbatas. Salah satu yang paling menarik adalah LEGO Pokémon Kanto Region Badge Collection, sebuah set spesial yang bisa diperoleh secara gratis bagi pembeli set trio Kanto Venusaur, Charizard, dan Blastoise selama periode 27 Februari hingga 3 Maret 2026. Bonus ini dirancang sebagai penghormatan bagi wilayah Kanto yang legendaris, sekaligus memberikan nilai koleksi tambahan bagi para penggemar set flagship tersebut.
Tak berhenti di situ, LEGO dan Pokémon juga meluncurkan sebuah tantangan digital berbentuk scavenger hunt, di mana para penggemar diajak untuk mencari petunjuk tersembunyi di berbagai platform dan konten resmi. Peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan ini berkesempatan memenangkan beragam hadiah eksklusif, termasuk pengalaman langka berupa perjalanan ke Pokémon World Championships 2026 di San Francisco sebuah insentif yang semakin memperkuat antusiasme global terhadap kolaborasi bersejarah ini.
Kolaborasi LEGO dan Pokémon ini juga mencerminkan pergeseran strategi LEGO yang kian menargetkan pasar kolektor dewasa dan penggemar premium. Rangkaian LEGO Pokémon tidak lagi diposisikan semata sebagai mainan, melainkan sebagai objek koleksi dan karya display yang memiliki nilai estetika tinggi serta pantas dipamerkan layaknya figur atau diorama eksklusif.
Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap set dibekali dengan detail yang lebih hidup, elemen yang dapat diposisikan ulang (poseable), serta base bertema khusus yang memperkuat karakter masing-masing Pokémon. Pendekatan ini membuat setiap bangunan terasa seperti sebuah potongan dunia Pokémon yang utuh, memberikan kepuasan visual sekaligus pengalaman membangun yang mendalam bagi kolektor yang ingin menjadikannya pusat perhatian di ruang hobi atau koleksi pribadi mereka.
Pengumuman kolaborasi LEGO dan Pokémon langsung memicu gelombang reaksi besar di kalangan komunitas penggemar global. Bagi banyak fans, ini adalah momen yang telah lama ditunggu, kesempatan untuk membangun Pokémon favorit mereka dalam bentuk LEGO yang penuh detail dan karakter, sesuatu yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan atau dibuat secara tidak resmi oleh penggemar.

Meski demikian, euforia tersebut juga diiringi oleh sejumlah kekhawatiran, terutama soal harga beberapa set yang tergolong tinggi, khususnya paket trio Kanto yang berukuran besar dan kompleks. Perbincangan mengenai nilai, kelayakan harga, dan perbandingannya dengan set LEGO lainnya pun ramai diperbincangkan di berbagai forum, media sosial, dan komunitas kolektor.
Namun di balik perdebatan tersebut, antusiasme terhadap kualitas dan skala kolaborasi ini tetap mendominasi. Banyak penggemar melihat proyek LEGO Pokémon sebagai sebuah langkah evolusioner bagi LEGO, menandai semakin seriusnya perusahaan tersebut dalam menggandeng franchise global berskala besar dan menghadirkan produk koleksi yang bukan hanya menarik secara nostalgia, tetapi juga bernilai tinggi dari sisi desain dan craftsmanship.
Kolaborasi LEGO × Pokémon membawa makna yang jauh lebih besar daripada sekadar peluncuran produk baru. Ini menandai pertama kalinya LEGO dan Pokémon bersinergi secara resmi, menghadirkan set Pokémon dalam format LEGO setelah puluhan tahun kedua brand berjalan di jalur masing-masing. Bagi para kolektor, momen ini menjadi sebuah tonggak bersejarah dan peluang langka untuk memiliki item yang menyatukan dua ikon terbesar dalam budaya pop global, LEGO sebagai simbol kreativitas dan Pokémon sebagai salah satu franchise hiburan paling berpengaruh sepanjang masa. Di sisi lain, kolaborasi ini juga berhasil menjembatani dua generasi penggemar, generasi baru yang mengenal Pokémon melalui gim dan serial modern, serta generasi lama yang tumbuh bersama Pikachu dan kawan-kawan sejak era awal, kini bisa kembali merasakan nostalgia melalui pengalaman membangun yang segar dan relevan dengan zaman.
Kolaborasi resmi antara LEGO dan Pokémon bukan sekadar peluncuran lini produk baru, melainkan sebuah peristiwa penting yang menyatukan dua kekuatan besar dalam dunia hiburan dan koleksi. Kehadiran set LEGO Pokémon pada 27 Februari 2026 menghadirkan perpaduan unik antara kreativitas tanpa batas khas LEGO dan daya tarik nostalgia Pokémon, menciptakan pengalaman membangun sekaligus memajang yang terasa lebih imersif dibanding kolaborasi LEGO sebelumnya.
Dengan jajaran set yang menampilkan Pokémon legendaris dan favorit penggemar, mulai dari Pikachu dan Eevee hingga Venusaur, Charizard, dan Blastoise ditambah berbagai bonus eksklusif selama periode peluncuran, kolaborasi ini diprediksi akan menjadi salah satu rilisan paling diburu dan paling banyak diperbincangkan sepanjang tahun 2026. Bagi para penggemar dan kolektor, LEGO × Pokémon bukan hanya soal membangun, tetapi tentang merayakan sejarah, imajinasi, dan kecintaan terhadap dua dunia ikonik yang kini akhirnya bertemu.
- SZA Kritik ICE di Grammy 2026, “People Are Getting Snatched Up & Shot in the Face” Reaksi dan Maknanya - Feb 3, 2026
- Olivia Dean Menang Best New Artist di Grammy 2026, Menangis Haru di Panggung, “I’m the granddaughter of an immigrant” - Feb 2, 2026
- A$AP Rocky Diam-Diam Luncurkan Brand Perhiasan Mewah PAVĒ NITEŌ - Jan 30, 2026







