Setelah menyelesaikan tata cara sholat taubat yang terdiri dari dua rakaat, banyak orang bertanya: “Apa yang harus saya baca setelah salam?” Jawabannya, tidak ada satu doa wajib tunggal yang harus dibaca setelah sholat taubat. Islam memberikan kebebasan dan keluasan dalam berdoa, asalkan doa tersebut sesuai dengan tujuan taubat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Penjelasan mengenai dasar sholat ini juga dapat dibaca dalam panduan MUI.
Istighfar: Bacaan Pertama Setelah Sholat Taubat
Tidak ada jumlah istighfar yang wajib secara khusus setelah sholat taubat. Bacalah sesuai kemampuan dengan penuh pemahaman, penyesalan, dan kesungguhan hati.33 kali atau lebih, sesuai dengan kekhusyukan dan kesungguhan hati.
Bacaan istighfar yang paling utama adalah bacaan Sayyidul Istighfar:
Hadis dari Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengucapkannya di waktu pagi dengan yakin, lalu meninggal pada hari itu sebelum petang, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di waktu petang dengan yakin, lalu meninggal pada malam itu sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari no. 6306 dan Muslim no. 2709).
Doa Taubat Nabi Adam AS (QS Al-A’raf: 23)
Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang melakukan taubat setelah melanggar larangan Allah SWT di surga. Doanya menjadi pelajaran bahwa taubat sejati selalu diawali dengan pengakuan dosa:
Doa ini mengajarkan bahwa manusia sering kali “berbuat zalim” terhadap dirinya sendiri melalui dosa-dosa yang dilakukan. Tanpa ampunan dan rahmat Allah, manusia akan merugi di dunia dan akhirat.
Doa Taubat Nabi Yunus AS (QS Al-Anbiya: 87)
Ketika Nabi Yunus AS berada di dalam perut ikan paus, ia bertobat dengan doa yang sangat terkenal:
Rasulullah SAW bersabda: “Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa di dalam perut ikan paus adalah: ‘Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimin.’ Tidaklah seorang muslim yang berdoa dengan doa itu dalam suatu keadaan apa pun, melainkan Allah akan memperkenankannya.” (HR. Tirmidzi no. 3505, hasan shahih).
Doa Taubat Abu Bakar Ash-Shiddiq RA
Abu Bakar Ash-Shiddiq RA, sahabat terdekat Nabi Muhammad SAW, pernah meminta Rasulullah SAW untuk mengajarkan doa yang dapat ia baca di dalam sholatnya. Nabi SAW pun mengajarkan doa berikut:
Doa ini sangat relevan untuk dibaca setelah sholat taubat karena mencakup pengakuan dosa, pengakuan keesaan Allah sebagai pengampun, dan permohonan ampunan serta rahmat secara khusus.
Doa Taubat Ali bin Abi Thalib RA
Dari Ali bin Abi Thalib RA, Rasulullah SAW mengajarkan doa taubat yang sangat indah:
Doa ini tidak hanya meminta ampunan, tetapi juga memohon kelapangan hidup dan keberkahan rezeki, menunjukkan bahwa taubat membawa kebaikan di seluruh aspek kehidupan.
Doa Taubat dari QS Ali Imran: 135
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:
Ayat ini menjadi rujukan penting karena menyebutkan syarat taubat diterima: mengakui dosa, memohon ampunan, dan tidak mengulangi perbuatan tersebut.
Doa Taubat dari QS At-Tahrim: 8
Allah SWT juga berfirman:
Taubat nasuha adalah taubat yang tulus, tidak setengah-setengah, dan dilakukan dengan kesungguhan hati untuk meninggalkan dosa selamanya.
Urutan Membaca Doa Setelah Sholat Taubat
Agar doa setelah sholat taubat lebih terstruktur dan khusyuk, berikut urutan yang dianjurkan:
| No | Bacaan | Jumlah / Durasi | Sumber |
|---|---|---|---|
| 1 | Istighfar umum (Astaghfirullah) | Sesuai kemampuan | Sunnah umum |
| 2 | Sayyidul Istighfar | Sesuai kemampuan | HR. Bukhari & Muslim |
| 3 | Doa taubat Nabi Adam AS (QS Al-A’raf: 23) | Sesuai kemampuan | Al-Quran |
| 4 | Doa taubat Nabi Yunus AS (QS Al-Anbiya: 87) | Sesuai kemampuan | HR. Tirmidzi |
| 5 | Doa taubat Abu Bakar RA (HR. Bukhari) | Sesuai kemampuan | HR. Bukhari & Muslim |
| 6 | Doa taubat Ali bin Abi Thalib RA | Sesuai kemampuan | HR. Abu Dawud |
Tabel 1: Contoh pilihan bacaan setelah sholat taubat. Urutan dan jumlahnya bukan ketentuan wajib.
Catatan: Urutan di atas bersifat anjuran, bukan wajib. Yang terpenting adalah keikhlasan dan kesungguhan hati.
Doa Pribadi Setelah Bacaan Taubat
Setelah membaca doa-doa di atas, dianjurkan untuk melanjutkan dengan doa pribadi dalam bahasa yang Anda pahami. Beberapa hal yang bisa dimohonkan:
Ampunan khusus
atas dosa-dosa yang telah dilakukan
Keikhlasan hati
untuk tidak mengulangi dosa tersebut
Kekuatan iman
dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah
Keberkahan
dalam hidup, rezeki, dan keluarga
Perlindungan
dari godaan setan dan perbuatan maksiat di masa depan
Rasulullah SAW bersabda: “Doa paling utama adalah doa pada hari Arafah, dan doa terbaik yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: ‘Laa ilaaha illaallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syai-in qadiir.'” (HR. Tirmidzi no. 3585).
Video: Tata Cara Sholat Taubat Lengkap dengan Teks dan Peraga — IRSSAT Official
Kesalahan Umum Saat Berdoa Setelah Sholat Taubat
Berikut kesalahan yang sering terjadi dan perlu dihindari:
Menganggap ada satu doa wajib tunggal
Padahal Islam memberikan keluasan dalam berdoa
Hanya membaca doa tanpa memahami artinya
Sebaiknya pahami makna setiap bacaan agar doa lebih khusyuk
Tidak dilanjutkan dengan perubahan perilaku
Taubat tanpa perubahan bukan taubat nasuha
Berdoa dengan terburu-buru
Doa memerlukan ketenangan dan kekhusyukan
Tidak memohon ampunan atas dosa spesifik
Sebutkan dosa yang ingin diampuni agar taubat lebih tulus
Mengabaikan waktu mustajab
Doa setelah sholat, terutama di waktu dhuha atau malam, lebih utama
Tidak istiqamah setelah taubat
Taubat adalah awal, bukan akhir dari perjalanan spiritual
Waktu Terbaik untuk Sholat Taubat dan Berdoa
Meskipun sholat taubat bisa dilakukan kapan saja, ada waktu-waktu yang lebih utama:
Setelah melakukan dosa besar
Segera bertobat tanpa menunda
Di waktu dhuha (08.00–11.00)
Waktu mustajab untuk berdoa
Di sepertiga malam terakhir
Waktu turunnya rahmat Allah
Setelah sholat fardhu
Khususnya setelah sholat Subuh, Maghrib, dan Isya
Di hari Jumat
Hari yang penuh keberkahan
Menurut panduan NU Online, sholat taubat sebaiknya tidak dilakukan pada waktu terlarang sholat sunnah, yaitu setelah sholat Subuh hingga matahari terbit, setelah sholat Ashar hingga matahari terbenam, dan saat matahari tepat di tengah langit (zawal).
Istiqamah Setelah Taubat: Dari Doa ke Tindakan
Taubat yang sempurna bukan hanya soal doa, tetapi juga perubahan nyata. Berikut langkah istiqamah setelah sholat taubat: Baca juga perjalanan spiritual yang berkelanjutan.
Tinggalkan dosa secara total
Hindari lingkungan, teman, atau media yang memicu dosa
Perbanyak amal shaleh
Gantikan dosa dengan kebaikan seperti sedekah, puasa sunnah, atau membaca Al-Quran
Jaga sholat lima waktu
Sholat fardhu adalah fondasi iman yang harus dijaga
Bergaul dengan orang shaleh
Lingkungan positif membantu menjaga istiqamah
Rutin sholat sunnah
Selain taubat, kerjakan sunnah rawatib, dhuha, dan tahajud
Muhasabah diri secara rutin
Evaluasi diri setiap hari sebelum tidur
Baca Al-Quran dan dzikir
Isi waktu luang dengan ibadah agar tidak terjerumus kembali
Kesimpulan
Doa setelah sholat taubat tidak terbatas pada satu bacaan wajib. Anda bebas memilih dari berbagai doa yang telah diajarkan oleh Al-Quran dan hadis, seperti Sayyidul Istighfar, doa Nabi Adam AS, Nabi Yunus AS, Abu Bakar RA, dan Ali bin Abi Thalib RA. Yang terpenting adalah keikhlasan hati, pemahaman makna doa, dan komitmen untuk tidak mengulangi dosa — karena taubat nasuha adalah taubat yang tulus dan berkelanjutan.






