Bruno Mars Bocorkan Daftar Lagu di Album “The Romantic” yang Segera Rilis

2
Sumber: gettyimages

Superstar internasional Bruno Mars kembali mengejutkan dunia musik dengan pengumuman resmi daftar lagu (tracklist) untuk album barunya yang bertajuk The Romantic. Album ini dijadwalkan rilis pada 27 Februari 2026 melalui Atlantic Records, dan menjadi karya solo penuh pertamanya dalam hampir satu dekade sejak kesuksesan 24K Magic yang meluncur pada 2016. Kabar ini langsung menjadi trending di berbagai platform digital dan memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar musik pop dan R&B global.

Pengumuman tracklist tersebut semakin meningkatkan antusiasme publik, terutama setelah single utama album ini, I Just Might, mencetak sejarah dengan debut di posisi No. 1 di Billboard Hot 100. Pencapaian ini menandai hit ke-10 Bruno Mars yang berhasil menduduki puncak tangga lagu tersebut sekaligus menjadi lagu pertamanya yang langsung debut di posisi teratas. Prestasi ini mempertegas status Bruno sebagai salah satu artis paling konsisten dan berpengaruh dalam industri musik global.

Kembalinya Bruno Mars dengan album solo baru tentu bukan hal biasa. Sejak merilis 24K Magic, ia lebih banyak terlibat dalam proyek kolaborasi, termasuk duo Silk Sonic bersama Anderson .Paak yang sukses besar secara komersial dan kritik. Oleh karena itu, The Romantic dipandang sebagai momen penting yang menandai fase baru dalam perjalanan musikalnya. Banyak penggemar melihat album ini sebagai refleksi kedewasaan artistik Bruno setelah bertahun-tahun mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari pop, funk, soul, hingga R&B klasik bernuansa retro.

Sumber: Instagram/brunomars

Daftar lagu lengkap album The Romantic akhirnya resmi diumumkan oleh Bruno Mars, menghadirkan total sembilan lagu yang diyakini akan memperlihatkan spektrum musikalitasnya secara utuh tanpa kolaborasi tamu di versi utama album. Keputusan untuk tidak menyertakan fitur artis lain mempertegas bahwa proyek ini benar-benar difokuskan pada identitas solo Bruno, baik dari segi vokal, penulisan lagu, maupun produksi. Sembilan lagu tersebut adalah “Risk It All”, “Cha Cha Cha”, “I Just Might”, “God Was Showing Off”, “Why You Wanna Fight?”, “On My Soul”, “Something Serious”, “Nothing Left”, dan “Dance With Me”. Dari judul-judulnya saja, publik sudah bisa menangkap benang merah tema yang kuat tentang cinta, dinamika hubungan, konflik emosional, hingga perayaan romansa yang penuh gairah.

“Risk It All” seolah membuka album dengan nuansa penuh keberanian dalam mempertaruhkan perasaan, sementara “Cha Cha Cha” dan “Dance With Me” memberi sinyal kehadiran groove enerjik dan ritme dance yang kemungkinan terinspirasi dari disco dan funk klasik yang selama ini menjadi kekuatan Bruno. Di sisi lain, lagu seperti “On My Soul”, “Something Serious”, dan “Nothing Left” terdengar lebih intim dan reflektif, berpotensi menjadi balada soulful yang menonjolkan kualitas vokalnya yang khas, halus namun penuh power. “Why You Wanna Fight?” dan “God Was Showing Off” pun memancing rasa penasaran karena judulnya mengisyaratkan cerita naratif yang lebih dalam, mungkin menyentuh konflik, ego, hingga kekaguman terhadap sosok yang dicintai.

Secara keseluruhan, kombinasi ini menunjukkan bahwa The Romantic tidak hanya akan berisi lagu cinta yang manis, tetapi juga eksplorasi emosi yang kompleks dengan balutan aransemen danceable groove, pop-soul, R&B, hingga sentuhan retro modern yang sudah menjadi ciri khas Bruno Mars. Campuran genre tersebut kembali menegaskan reputasinya sebagai musisi serbabisa yang piawai meracik berbagai pengaruh musik menjadi karya yang terdengar segar, komersial, namun tetap berkualitas tinggi secara artistik.

Sumber: Instagram/brunomars

Secara konsep, judul The Romantic sendiri memberikan sinyal kuat bahwa album ini akan berfokus pada tema cinta, hubungan, dan dinamika emosional yang lebih intim. Bruno Mars memang dikenal piawai membawakan lagu-lagu bertema romansa, baik dalam balada penuh perasaan maupun lagu upbeat yang tetap sarat makna. Melalui proyek terbarunya ini, ia tampaknya ingin menggabungkan kedua sisi tersebut: energi groove yang khas dengan sentuhan lirik yang lebih personal dan reflektif.

Dari sisi produksi, album ini digadang-gadang tetap mempertahankan ciri khas Bruno Mars yang kaya akan instrumen live, aransemen detail, serta nuansa retro-modern yang elegan. Sejak awal kariernya, Bruno dikenal sebagai perfeksionis dalam studio. Ia tidak hanya tampil sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu dan produser yang terlibat aktif dalam setiap detail musiknya. Karena itu, pengumuman daftar lagu saja sudah cukup membuat para penggemar berspekulasi mengenai warna musikal yang akan dihadirkan dalam setiap trek.

Keberhasilan “I Just Might” menjadi pembuka yang sangat kuat bagi album ini. Lagu tersebut memadukan elemen disco-pop, funk, dan soul yang enerjik, lengkap dengan hook yang mudah diingat dan aransemen yang dinamis. Banyak kritikus musik menilai bahwa single ini mengingatkan pada era keemasan Bruno, namun dengan sentuhan produksi yang lebih matang dan modern. Debut di puncak Billboard Hot 100 membuktikan bahwa daya tariknya belum memudar, bahkan justru semakin solid.

Selain dari sisi komersial, momentum ini juga penting secara emosional bagi para penggemar. Hampir sepuluh tahun tanpa album solo penuh membuat kerinduan terhadap karya individual Bruno Mars semakin besar. Meski kolaborasi Silk Sonic sukses besar, banyak penggemar yang menantikan eksplorasi personal yang hanya bisa dihadirkan melalui album solo. Dengan The Romantic, harapan itu akhirnya terjawab.

Sumber: Instagram/brunomars

Menariknya, album ini disebut-sebut tidak akan terlalu banyak menghadirkan kolaborasi tamu, sehingga fokus utama benar-benar tertuju pada karakter vokal dan identitas musikal Bruno sendiri. Langkah ini dianggap strategis, karena memungkinkan ia mengekspresikan visi artistiknya secara lebih utuh tanpa harus berbagi spotlight. Dalam industri musik yang kini dipenuhi kolaborasi lintas genre dan lintas generasi, keputusan untuk menghadirkan karya yang lebih personal bisa menjadi pembeda yang kuat.

Dari sudut pandang industri, perilisan The Romantic juga diprediksi akan menjadi salah satu momen terbesar di tahun 2026. Dengan basis penggemar global, rekam jejak hit yang konsisten, serta kekuatan promosi dari Atlantic Records, album ini memiliki potensi besar untuk mendominasi tangga lagu internasional. Tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga di Asia, Eropa, hingga Amerika Latin, di mana Bruno Mars memiliki fanbase yang sangat loyal.

Secara keseluruhan, pengumuman tracklist The Romantic bukan sekadar informasi biasa, melainkan sinyal kuat bahwa Bruno Mars siap kembali mengambil alih panggung musik dunia. Dengan kombinasi reputasi, kualitas produksi, dan momentum kesuksesan single pembuka, album ini berpotensi menjadi salah satu rilisan paling berpengaruh dalam kariernya. Para penggemar kini hanya tinggal menghitung hari menuju 27 Februari 2026, tanggal yang kemungkinan besar akan menjadi babak baru dalam perjalanan romantis Bruno Mars bersama jutaan pendengarnya di seluruh dunia.