Casio kembali menegaskan posisinya sebagai inovator di dunia jam tangan melalui peluncuran G-SHOCK Origami Series, sebuah koleksi terbaru yang sukses menarik perhatian para pecinta horologi global. Dalam seri ini, G-SHOCK menghadirkan pendekatan desain yang berbeda dengan menggabungkan keindahan seni origami Jepang yang dikenal sarat filosofi dan ketelitian dengan teknologi ketangguhan ekstrem yang telah menjadi identitas utama brand tersebut selama puluhan tahun.
Tidak sekadar menawarkan tampilan visual yang unik dan artistik, G-SHOCK Origami Series juga dirancang untuk tetap fungsional dalam berbagai kondisi. Setiap detail desainnya mencerminkan proses lipatan kertas origami, namun tetap dibalut dalam struktur casing yang kokoh dan tahan benturan. Perpaduan ini menjadikan koleksi tersebut tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga semakin mengukuhkan reputasi G-SHOCK sebagai jam tangan andalan untuk aktivitas harian, mulai dari penggunaan kasual, kegiatan luar ruang, hingga gaya hidup aktif yang menuntut keandalan tinggi.
Origami dipilih sebagai sumber inspirasi G-SHOCK karena seni tradisional Jepang ini tidak hanya menonjolkan keindahan visual, tetapi juga mengandung filosofi mendalam tentang ketelitian, kreativitas, dan kemampuan mengolah sesuatu yang sederhana menjadi bentuk yang kompleks serta bernilai tinggi. Dalam dunia origami, selembar kertas biasa dapat berubah menjadi karya seni yang penuh makna melalui proses lipatan yang presisi, sebuah konsep yang selaras dengan karakter G-SHOCK yang mengedepankan inovasi desain dan ketangguhan struktur. Melalui pendekatan ini, G-SHOCK menghadirkan jam tangan yang tidak sekadar berfungsi sebagai penunjuk waktu, tetapi juga sebagai medium ekspresi artistik yang dapat dikenakan dalam keseharian.

Inspirasi tersebut semakin diperkaya oleh tradisi Oshōgatsu atau perayaan Tahun Baru Jepang, di mana origami kerap digunakan sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan perlindungan, seperti burung bangau yang melambangkan umur panjang, kura-kura sebagai simbol ketahanan, serta helm kabuto yang merepresentasikan kekuatan dan keberanian. Seluruh makna budaya ini kemudian diterjemahkan ke dalam detail desain G-SHOCK Origami Series, menjadikan setiap elemen jam tangan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat nilai filosofis dan identitas budaya Jepang yang kuat.
Dalam G-SHOCK Origami Series, Casio memusatkan perhatian pada dua model ikonis yang sudah lama dikenal dan digemari oleh penggemar jam digital, yakni DW-5600RGM-1 dan DW-6900RGM-5. Keduanya dipilih karena merepresentasikan identitas kuat G-SHOCK dari dua pendekatan desain yang berbeda. Model DW-5600RGM-1 mempertahankan siluet casing persegi klasik yang telah menjadi simbol G-SHOCK sejak awal kemunculannya, namun kini diberi sentuhan baru melalui motif origami yang subtil dan artistik. Garis-garis putus-putus yang menghiasi permukaan bezel dan strap dirancang untuk merepresentasikan teknik lipatan kertas origami seperti valley fold dan mountain fold, sehingga menghadirkan ilusi visual seolah-olah jam tersebut terbentuk dari selembar kertas yang dilipat dengan presisi.

Sementara itu, DW-6900RGM-5 menawarkan karakter yang lebih berani dengan casing bulat berdiameter lebih besar, menjadikannya tampak lebih ekspresif di pergelangan tangan. Model ini telah lama menjadi favorit kolektor berkat proporsinya yang khas, dan pada edisi Origami tampil semakin menonjol melalui balutan warna putih yang menegaskan detail tekstur serta konsep desainnya. Meski mengedepankan estetika, kedua model ini tetap dirancang menggunakan bio-based resin material ramah lingkungan yang ringan dan tangguh dengan permukaan bertekstur yang menyerupai kertas washi Jepang, kertas tradisional yang terkenal tipis namun memiliki daya tahan tinggi. Pendekatan ini semakin menegaskan perpaduan antara nilai budaya, inovasi material, dan ketangguhan ekstrem yang menjadi ciri khas G-SHOCK.
G-SHOCK Origami Series dirancang dengan perhatian tinggi terhadap detail, di mana setiap elemen visual tidak hadir secara kebetulan, melainkan membawa makna simbolis yang kuat. Salah satu aspek paling menonjol adalah motif lipatan origami yang diwujudkan melalui pola titik-titik menyerupai garis panduan lipatan kertas. Pola ini diaplikasikan secara konsisten pada bezel dan strap, menciptakan kesan visual seolah-olah jam tangan tersebut dibentuk dari selembar kertas yang dilipat dengan presisi tinggi. Pendekatan desain ini tidak hanya memperkuat konsep origami, tetapi juga menghadirkan tekstur unik yang membedakan seri ini dari lini G-SHOCK lainnya.
Makna budaya semakin diperdalam melalui kehadiran simbol bangau yang ditampilkan pada LED backlight serta bagian belakang casing. Dalam tradisi Jepang, bangau melambangkan keberuntungan, harapan, dan umur panjang, sehingga penyematannya menjadi representasi nilai positif yang ingin disampaikan melalui koleksi ini. Keunikan tersebut tidak berhenti pada produk utamanya saja, karena kemasan Origami Series juga dirancang secara khusus dengan visual dan struktur yang terinspirasi dari seni melipat kertas. Desain packaging ini menghadirkan pengalaman unboxing yang lebih personal dan eksklusif, sekaligus menegaskan bahwa Origami Series bukan sekadar jam tangan fungsional, melainkan sebuah karya desain yang utuh dari luar hingga ke detail terkecil.

Meski mengusung pendekatan desain yang artistik dan sarat nilai budaya, G-SHOCK Origami Series tetap setia pada DNA ketangguhan yang selama ini menjadi fondasi utama brand tersebut. Jam tangan ini dibekali fitur shock resistant khas G-SHOCK yang dirancang untuk menahan benturan keras, menjadikannya andal digunakan dalam berbagai aktivitas, mulai dari penggunaan harian hingga kegiatan luar ruang dan olahraga yang menuntut daya tahan ekstra. Selain itu, kemampuan water resistant hingga kedalaman 200 meter memastikan jam tangan ini tetap aman dipakai saat berenang, terkena hujan, atau beraktivitas di lingkungan basah tanpa mengorbankan performa.
Dari sisi daya, Origami Series ditenagai baterai CR2016 yang mampu bertahan hingga sekitar lima tahun, memberikan kenyamanan penggunaan jangka panjang dengan perawatan minimal. Fungsionalitasnya pun semakin lengkap berkat kehadiran fitur-fitur pendukung seperti stopwatch presisi 1/100 detik, countdown timer, multi-alarm, serta kalender otomatis, yang menjadikan jam tangan ini bukan hanya sebagai aksesori gaya, tetapi juga sebagai perangkat penunjuk waktu yang praktis dan dapat diandalkan untuk menunjang rutinitas sehari-hari.
G-SHOCK Origami Series telah resmi dipasarkan dan saat ini tersedia untuk pasar Amerika Serikat melalui situs resmi G-SHOCK serta sejumlah retailer terpilih. Kedua model dalam koleksi ini ditawarkan dengan harga sekitar US$165 atau sekitar Rp2,5 – 2,7 juta per unit, yang jika dikonversikan ke mata uang rupiah berada di kisaran jutaan rupiah, menyesuaikan dengan nilai tukar yang berlaku. Respons pasar terhadap peluncuran ini terbilang sangat positif, bahkan model DW-6900RGM-5 sempat dilaporkan mengalami sold out di beberapa wilayah dalam waktu singkat. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya minat dari kalangan kolektor maupun penggemar jam tangan terhadap Origami Series, sekaligus memperkuat posisi koleksi ini sebagai salah satu rilisan G-SHOCK yang paling diminati berkat kombinasi desain unik, nilai budaya, dan ketangguhan khas yang ditawarkannya.
Peluncuran G-SHOCK Origami Series dapat dipandang lebih dari sekadar hadirnya koleksi jam tangan baru, melainkan sebagai representasi arah dan visi desain G-SHOCK ke depan. Melalui seri ini, G-SHOCK menunjukkan komitmennya untuk terus mengeksplorasi nilai budaya, seni, dan estetika tanpa meninggalkan identitas utamanya sebagai jam tangan dengan ketangguhan ekstrem. Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana unsur tradisi dapat diolah secara modern dan relevan, sehingga menghasilkan produk yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki narasi dan karakter kuat.

Tidak sedikit kolektor dan pemerhati horologi yang menilai Origami Series sebagai penanda tren baru dalam dunia jam tangan, di mana kerajinan tradisional dan simbol budaya dipadukan dengan teknologi mutakhir serta material modern. Seri ini pun kerap disejajarkan dengan rilisan G-SHOCK edisi khusus sebelumnya yang mengusung inspirasi seni dan budaya, seperti tema manga Jepang atau motif-motif kultural lain. Strategi desain semacam ini terbukti efektif dalam memperluas daya tarik G-SHOCK, tidak hanya di kalangan penggemar jam tangan, tetapi juga di komunitas seni, desain, dan gaya hidup yang menghargai nilai kreativitas serta orisinalitas.
G-SHOCK Origami Series menjadi bukti nyata bahwa sebuah produk yang dirancang untuk ketahanan ekstrem tetap dapat tampil sebagai karya seni dengan narasi dan nilai budaya yang kuat. Melalui eksplorasi seni origami Jepang, Casio berhasil menghadirkan jam tangan yang tidak hanya mengedepankan fungsi dan daya tahan khas G-SHOCK, tetapi juga menawarkan pendekatan estetika yang berbeda, penuh detail simbolis, serta sarat makna tradisi.
Perpaduan antara desain artistik, material modern, dan teknologi tangguh menjadikan seri ini menonjol di tengah pasar jam tangan digital. Bagi para kolektor maupun penggemar jam tangan yang menginginkan sesuatu yang unik, berkarakter, dan memiliki cerita di balik desainnya, G-SHOCK Origami Series layak dipertimbangkan, bukan sekadar sebagai penunjuk waktu, melainkan juga sebagai pernyataan gaya yang mencerminkan apresiasi terhadap seni, inovasi, dan warisan budaya Jepang.
- G-SHOCK Origami Series Resmi Diluncurkan, Desain Artistik dengan Daya Tahan Ekstrem - Feb 11, 2026
- Charli XCX dan Milly Alcock Bintangi Film Horor Terbaru Karya Takashi Miike - Feb 10, 2026
- Java Jazz Festival 2026 Resmi Umumkan Lineup Fase Pertama myBCA, Tandai Babak Baru 21 Tahun Festival Jazz Terbesar Asia Tenggara - Feb 9, 2026








